Image and video hosting by TinyPic

Alasan Beckham Tukar Kaos dengan Andik

Foto: David Beckham berbicara dalam konferensi pers/Okezone
David Beckham bertukar kaos dengan Andik Vermasyah seusai pertandingan antara Indonesia Selection melawan LA Galaxy di stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11/2011) yang dimenangi klub Amerika Serikat itu dengan skor 1-0.
Beckham sendiri bukan tanpa alasan bertukar kaos dengan Andik, menurut pemain berusia 36 tahun itu, Andik bermain cukup cepat selama dimainkan dalam pertandingan tersebut. Selain itu, kaos itu juga bentuk permintan maaf pemain yang akrab disapa Becks itu atas tekelnya di babak pertama kepada Andik.

"Saya merasa tidak enak karena kasar sama dia dan saya menginginkan kaosnya dia (Andik) karena dia sangat berbakat," ujar Beckham dalam konferensi pers seusai pertandingan, Rabu (30/11/2011).

Beckham juga mengatakan, pemain Indonesia sangat bagus dan cepat. Mantan pemain Manchester United ini juga menilai, Firman Utina cs memberikan perlawanan yang berat dalam pertandingan tadi.

"Tim yang kami hadapi cukup tangguh, memberikan perlawanan yang baik dan memiliki pemain yang bertalenta serta cepat. Kecepatan mereka sempat membuat kewalahan pertahanan kami," papar suami Victoria Beckham ini.

"Saya berharap, jika kami diundang lagi, kami akan datang lagi ke sini. Kami diperlakukan sangat luar biasa, dan pertandingan yang menarik," tandasnya.

Sumber

Agar Tubuh Tak Kehabisan Tenaga

img
Energi yang cukup membantu tubuh tidak mudah lemas, capek dan tetap aktif sehari-hari. Caranya mudah untuk menjaga tubuh tak kehabisan tenaga.

Beberapa cara agar dapat memiliki energi yang cukup untuk tetap aktif secara fisik seperti dikutip dari MSNHealth, Selasa (29/11/2011) antara lain:

Makan dengan diet seimbang

Seseorang tidak perlu makan lebih banyak kalori atau makan makanan khusus untuk energi saat berolahraga kecuali jika berolahraga selama 1 jam atau lebih.

Diet yang seimbang akan memberikan energi bagi kebanyakan orang yang dibutuhkan untuk aktivitas fisik. Makanlah dengan jumlah porsi yang disarankan dari masing-masing kelompok makanan. Kelompok makanan tersebut, antara lain:
  1. Daging dan pengganti daging
  2. Susu
  3. Buah dan sayuran
  4. Biji-bijian dan gandum, seperti roti dan pasta
  5. Jumlah terbatas dari lemak dan gula

Selain itu, juga penting untuk memilih camilan yang sehat, seperti buah apel, bagel gandum, atau wortel.

Minum banyak cairan

Banyak orang yang tidak minum cukup cairan untuk menyeimbangkan kekurangan cairan oleh karena berkeringat dari aktivitas fisik.

Terdapat beberapa cara untuk melindungi diri dari dehidrasi, antara lain:
  1. Minum banyak air sebelum, selama, dan setelah aktif secara fisik.
  2. Mengonsumsi minuman olahraga, jika seseorang akan berolahraga selama lebih dari 1 jam, dan mencoba untuk minum setidaknya setiap 15-20 menit.
  3. Hindari minuman yang mengandung kafein atau alkohol karena dapat meningkatkan dehidrasi.
  4. Jangan mengonsumsi tablet garam.
  5. Kebanyakan orang telah mendapatkan banyak garam dalam diet mereka. Jika khawatir tentang penggantian mineral yang hilang melalui keringat, maka konsumsilah minuman olahraga.
  6. Jika cuaca yang sangat panas, harus melakukan tindakan ekstra untuk mencegah dehidrasi.
  7. Latihan fisik saat pagi hari atau malam hari akan lebih baik karena lebih dingin.
  8. Jika merasa pusing atau sangat lelah saat berolahraga, maka segera berhenti.

Pastikan untuk beristirahat

Jika merasa lemah dan lelah tetapi tidak sakit, maka terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:
  1. Cobalah berjalan kaki atau melakukan kegiatan serupa.
  2. Berjalan selama 5-10 menit benar-benar memberikan lebih banyak energi.
  3. Olahraga dan istirahat secara bergantian.
  4. Hindari obat-obatan yang dapat menyebabkan kelelahan, seperti obat penenang serta obat flu dan alergi.
  5. Disiplin dengan diet sehat.
  6. Makan diet seimbang dapat memberikan lebih banyak energi. Jangan melewatkan jadwal makan, terutama sarapan.
  7. Jauhi alkohol, kafein, dan nikotin.
  8. Alkohol, kafein, dan nikotin benar-benar dapat membuat seseorang merasa lelah.
  9. Kurangi menonton TV.
  10. Dapatkan tidur malam yang baik.

Jika merasa lemah dan lelah karena pilek atau flu, maka yang harus dilakukan antara lain:
a. Dapatkan istirahat tambahan saat sakit.
b. Minum banyak cairan sehingga tidak mengalami dehidrasi.
c. Kembali perlahan-lahan dengan aktivitas yang biasa dilakukan.

Sumber

7 Kondisi Tangan Yang Menandakan Gangguan Kesehatan

img
Jakarta, Tangan adalah bagian tubuh yang paling penting untuk melakukan aktifitas sehari-hari mulai dari mengetik, menulis, mengambil barang dan lain-lain. Hal ini menyebabkan orang seringkali menyepelekan perubahan kondisi tangan yang merupakan pertanda gejala-gejala penyakit yang bisa jadi berbahaya.

Berikut adalah 7 petunjuk penting yang dapat diungkapkan oleh tangan mengenai kesehatan manusia seperti dilansir caring.com, Senin (28/11/2011):

1. Noda merah pada telapak tangan
Dalam jangka pendek, telapak tangan berwarna merah dapat disebabkan mencengkeram benda terlalu keras, terlalu lama mencuci tangan atau mengangkat teko yang masih panas.

Pada ibu hamil, telapak tangan merah adalah kondisi yang normal karena aliran darah yang meningkat menyebabkan kemerahan pada perempuan.

Tetapi jika telapak tangan tetap memerah untuk jangka waktu yang panjang, kondisi ini disebut eritema palmaris, yaitu tanda penyakit hati kronis (sirosis) dan penumpukan lemak pada hati.

"Peradangan hati secara bertahap mengganggu kinerja hati sehingga hati tidak lagi mampu membuang limbah dari tubuh secara efisien," kata Blanchard. Hasilnya adalah kelebihan hormon-hormon yang pada gilirannya menyebabkan pembuluh darah di tangan dan kaki membesar sehingga dapat terlihat dari kulit.

Jika hal ini terjadi, segera periksa ke dokter untuk mengevaluasi gejala lain penyakit hati seperti kaki dan perut bengkak, urat yang menonjol pada perut dan tubuh bagian atas, serta kelelahan. Tes yang paling umum untuk mengetahui kerusakan hati adalah mengukur jumlah bilirubin dan enzim hati.

2. Panjang jari
Perbandingan panjang jari dapat memberitahu kemungkinan penyakit tertentu. Jari manis pria cenderung lebih panjang daripada jari telunjuknya, namun sebaliknya pada wanita.

Wanita dengan pola 'maskulin' memiliki jari manis lebih panjang daripada jari telunjuknya dan dua kali lebih berisiko menderita osteoartritis, demikian menurut penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Arthritis and Rheumatism.

Penelitian ini menemukan bahwa osteoartritis lutut lebih umum ditemui pada pria dan wanita dengan jari manis yang lebih panjang, tetapi efeknya paling menonjol pada wanita.

Jari telunjuk yang lebih panjang juga dikaitkan dengan tingginya risiko kanker payudara pada wanita dan risiko kanker prostat pada pria. Sebuah penelitian tahun 2010 menemukan bahwa laki-laki yang jari telunjuknya lebih panjang dari jari manis 33 persen lebih berisiko terserang kanker prostat.

Para ilmuwan belum yakin mengapa, tetapi percaya bahwa panjang jari dipengaruhi oleh jumlah hormon testosteron dan estrogen di dalam rahim.

Jari manis yang lebih panjang mengindikasikan paparan testosteron yang tinggi ketika dalam kandungan, sementara jari telunjuk yang lebih panjang menunjukkan paparan estrogen yang lebih tinggi.

Karena estrogen adalah bahan bakar kanker payudara, jari telunjuk yang lebih panjang berkorelasi dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi. Pada pria, testosteron yang lebih banyak terkait risiko kanker prostat yang lebih tinggi.

Wanita yang memiliki jari manis lebih panjang sebiknya waspada terhadap gejala lemah sendi, terutama di lutut. Pria yang berisiko tinggi terkena kanker prostat harus proaktif melakukan pengetesan kanker. Perempuan yang berisiko tinggi terserang kanker payudara sebaiknya menjalani mammogram atau menjadwalkan MRI.

Beberapa peneliti percaya bahwa panjang jari sebaiknya digunakan sebagai kriteria untuk mencari tahu keberadaan kanker secara komprehensif. Namun gagasan ini masih diperdebatkan.

3. Jari bengkak
Jari bengkak dapat terjadi karena penyebab sederhana seperti cuaca panas akan mengalami menstruasi, atau terlalu banyak makan makanan asin.

Tetapi jika jari-jari terasa tebal dan kaku atau tidak muat dimasuki cincin setelah banyak minum atau mengurangi makanan asin, pembengkakan dapat jadi pertanda kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme).

Ketika tiroid kurang aktif, hormon-hormon penting yang mengatur metabolisme dan menjaga fungsi tubuh dengan benar juga berkurang. Dan ketika metabolisme melambat, hasilnya adalah pertambahan berat badan dan pengumpulan air.

"Salah satu tempat pertama yang dapat dilihat bahwa berlebihnya air adalah jari. Yang bersangkutan juga dapat merasakan jari-jari terasa kaku karena sulit ditekuk," kata Kenneth Blanchard, endokrinologi yang menulis 'What Your Doctor May Not Tell You About Hypothyroidism'.

Mintalah kepada dokter untuk melakukan pemeriksaan tiroid secara rutin dengan tes darah untuk mengukur tingkat thyroid-stimulating hormone atau TSH. Pastikan dokter menyadari pedoman skrining baru yang menyatakan bahwa tingkat TSH harus antara 0,3 dan 3,0.

4. Kuku pucat
Dalam keadaan normal, kuku yang ditekan akan menjadi putih. Dan ketika tekanan dilepas, kuku berubah merah muda lagi. Jika kuku tetap putih lebih dari satu menit setelah ditekan atau terlihat pucat sepanjang waktu, bisa jadi pertanda anemia.

Anemia atau kekurangan zat besi menyebabkan kuku pucat kerana tidak cukup terdapat sel darah merah yang beredar dalam aliran darah. Jika tidak diobati dari waktu ke waktu, kekurangan zat besi yang parah juga dapat menyebabkan kuku berbentuk sedikit cekung.

Jika anemia adalah penyebab kuku pucat, garis tipis di bagian bawah kuku cenderung terlihat sangat pucat.

"Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Gejala ini dapat diobati dengan cara meningkatkan asupan makanan yang kaya zat besi seperti seperti bayam, daging merah, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Tetapi mungkin perlu mengkonsumsi suplemen zat besi juga," kata Blanchard.

Jika zat besi menyebabkan masalah pencernaan, sebaiknya minum formula anti sembelit. Akan lebih baik jika mengkonsumsi vitamin C pada saat yang sama karena membantu penyerapan zat besi.

5. Garis-garis kecil berwarna merah di bawah kuku
Garis-garis ini disebut sempalan perdarahan karena terlihat seperti serpihan kecil berwarna merah atau kecoklatan di bawah kuku. Ini dapat menjadi pertanda infeksi jantung atau darah. Seiring dengan arah pertumbuhan kuku, area ini menyerupai pecahan yang terjebak di bawah kuku.

Serpihan perdarahan terjadi ketika gumpalan darah menghambat aliran darah dalam pembuluh kapiler kecil di bawah kuku. Gejala ini paling sering terjadi karena infeksi pada katup jantung yang disebut subacute bacterial endocarditis.

Jika terdapat bintik-bintik merah di bawah kuku namun tidak pernah didiagnosis dengan masalah jantung, jangan panik. Kemungkinan besar ini disebabkan hal lain. Bisa jadi hanya luka pada tangan.

Periksalah suhu tubuh untuk memastikan kemungkinan demam, sebab bacterial endocarditis biasanya disertai dengan demam ringan. Jika belum pernah diperiksa namun cemas tentang gejala-gejala ini, hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Dokter akan menjalankan serangkaian tes untuk mengevaluasi aliran darah di jantung.

6. Ujung jari yang tebal dan bulat
Penebalan ujung jari bisa jadi tanda penyakit jantung atau paru-paru. Biasanya terlihat juga pembulatan kuku sehingga jari-jari terlihat melengkung ke bawah.

Jika sistem peredaran darah dari jantung atau paru-paru terganggu, kadar oksigen dalam darah cenderung menurun. Seiring waktu, hal ini menyebabkan jaringan pada bantalan jari tumbuh, sehingga ujung jari tampak menonjol keluar.

Jika jari-jari tangan dan kaki telah menebal, kemungkinan sudah terjadi gejala lain seperti sesak napas atau batuk kronis. Penebalan juga terjadi pada penyakit katup jantung yang menyebabkan kelelahan dan nyeri dada. Temui dokter untuk memeriksa jantung dan paru-paru secara menyeluruh.

7. Ujung jari berwarna biru
Ujung jari berwarna abu-abu, kebiru-biruan, atau mati rasa dapat menjadi tanda gangguan sirkulasi yang dikenal sebagai penyakit Raynaud atau sindrom Raynaud.

Sindrom Raynaud menyebabkan kejang mendadak sementara dalam pembuluh darah dan arteri. Arteri menyempit dan menyulitkan aliran darah ke tangan dan jari. Gejalanya adalah ujung jari mati rasa, semburat kebiruan, serta tangan terasa dingin.

Sebanyak 5 hingga 10 persen orang dari populasi mengalami kondisi ini. Sindrom Raynaud lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria dan memburuk dalam cuaca dingin. Bisa juga disebabkan karena stres.

Perubahan suhu mendadak, misalnya memegang es batu, dapat meyebabkan sindrom Raynaud. Pakailah sarung tangan jika pergi ke luar rumah dalam cuaca dingin, karena dingin merupakan salah satu pemicu utama sindrom Raynaud. Suhu di bawah 15 derajat Celcius sudah menjadi masalah bagi penderita sindrom Raynaud.

Sangat penting untuk tidak mengabaikan gejala ini, karena serangan sindrom Raynaud dari waktu ke waktu dapat membatasi sirkulasi dan menyebabkan kerusakan jaringan.

Cara terbaik untuk mencegahnya adalah mengubah gaya hidup untuk menjaga sirkulasi darah tetap sehat. Merokok dan kafein dapat menyempitkan pembuluh darah. Berhentilah merokok dan kurangi kopi, teh, dan cola. Perbanyak latihan aerobik untuk meningkatkan denyut jantung dan membuat darah tetap terpompa.

Sumber

Lakukan Pencegahan Ini Sebelum Terkena Osteoporosis

img
Dengan adanya peningkatan kejadian osteoporosis, pencegahan tentunya akan menjadi tindakan yang efektif dan terbaik untuk mengatasi osteoporosis. Osteoporosis merupakan penipisan jaringan tulang dan hilangnya kepadatan tulang yang dapat berkembang dari waktu ke waktu.

Sebagian besar wanita di seluruh negara telah atau sedang mengalami osteoporosis. Bahkan di Amerika sekitar 10 juta wanita saat ini telah mengalami osteoporosis dan 34 juta wanita lainnya berisiko osteoporosis.

Osteoporosis adalah jenis yang paling umum dari penyakit tulang. Osteoporosis terjadi ketika tubuh gagal untuk membentuk tulang baru yang cukup, ketika tulang tua telah terlalu banyak dihancurkan oleh tubuh.

Penyebab utama osteoporosis adalah penurunan estrogen pada wanita pada saat menopause dan penurunan testosteron pada pria.

Kalsium dan fosfat adalah dua mineral yang penting untuk pembentukan tulang normal. Sepanjang usia masih muda, tubuh menggunakan mineral tersebut untuk menghasilkan mineral tulang.

Jika tubuh tidak mendapatkan cukup kalsium atau jika tubuh tidak menyerap kalsium yang cukup, maka produksi tulang dan jaringan tulang dapat terganggu.

Ketika usia semakin tua, kalsium dan fosfat dapat diserap kembali ke dalam tubuh dari tulang, yang membuat jaringan tulang menjadi lebih lemah. Hal tersebut dapat mengakibatkan tulang rapuh, sehingga lebih rentan terhadap patah tulang, bahkan tanpa cedera sekalipun.

Para ahli telah melakukan berbagai penelitian untuk menemukan beberapa cara yang efektif untuk mencegah timbulnya osteoporosis.

"Pertahanan dan pencegahan terbaik dari osteoporosis adalah untuk menciptakan dan mempertahankan tulang yang kuat padat," kata Dr. Daemon Jones seperti dilansir dari HealthNews, Senin (28/11/2011).

Hasil penelitian tersebut telah menunjukkan bahwa, angkat beban dan latihan resistensi dapat membantu membangun kekuatan tulang dan membangun massa otot.

"Ada juga suplemen penting yang dapat membantu, terutama asupan kalsium harian, yaitu sekitar 1.200 mg dan vitamin D sekitar 1.000 IU. Mineral lain yang tidak kalah penting, antara lain boron, tembaga, fluor, fosfor, besi, mangan, magnesium, kalium, vitamin C, vitamin K, dan seng," kata Dr. Jones.

Kebanyakan dari mineral tersebut dapat ditemukan dalam makanan sehari-hari dan tidak memerlukan suplemen. Diet sehari-hari harus terdiri dari banyak susu, sayuran berdaun hijau, ikan dan produk yang diperkaya dengan kalsium.

Pilihan terbaik untuk mencegah osteoporosis, antara lain:
1. Menjaga kebugaran
2. Diet sehat
3. Suplemen

Jika telah mulai mengalami osteoporosis, tersedia terapi obat yang dapat memperlambat laju pengeroposan tulang atau bahkan meningkatkan ketebalan tulang.

Obat-obatan tersebut, antara lain biphosphonates, seperti accutane dan Boniva, dan Denosumab, juga dikenal sebagai Prolia. Juga terdapat obat yang berbasis estrogen, obat paratiroid, dan kalsitonin, yang dapat membantu mengatur kadar kalsium.

Jika memiliki faktor risiko tinggi osteoporosis, seperti riwayat keluarga, berat badan rendah, penggunaan obat tertentu, atau penggunaan alkohol, maka penting untuk melakukan pemeriksaan awal (skrining) osteoporosis setelah usia 50 tahun. Skrining juga sebaiknya dilakukan secara rutin pada wanita di atas usia 65 tahun.

Sumber

Kecanduan Judi Sudah Ada Obatnya

img
Jakarta, Bukan cuma kecanduan rokok yang bisa disembuhkan dengan obat, kini kecanduan judi juga sudah ada obatnya. Obat yang bisa dipakai untuk menyembuhkan kecanduan judi pada prinsipnya sama seperti obat untuk menyembuhkan kecanduan narkoba.

Obat bernama Naltrexone tersebut berfungsi menekan produksi opioid endogen di dalam otak seorang pecandu judi. Senyawa yang sama juga diproduksi di dalam otak pecandu narkoba dan berfungsi merangsang perilaku impulsif atau keinginan yang tidak tertahankan.

Penggunaan Naltrexone untuk mengatasi kecanduan judi terdapat dalam guideline yang dipublikasikan para ilmuwan dari Monash university. Dikutip dari Medindia, Rabu (30/11/2011), guideline ini sudah disetujui National Health and Medical Research Council dan dimuat dalam Medical Journal of Australia.

Secara prinsip memang tidak ada perbedaan pada mekanisme kerja obat ini dalam mengatasi kecanduan judi, dibandingkan dengan penggunaannya pada pecandu narkoba. Hanya saja untuk efektivitasnya, para peneliti mengakui belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat.

Soal keamanan, Naltrexone diketahui memiliki efek samping berupa nyeri di pencernaan. Keputusan untuk menggunakan obat ini nantinya akan mempertimbangkan reaksi individual, termasuk sejauh mana seseorang bisa menoleransi efek samping tersebut.

Perbedaan antara kecanduan judi dengan kecanduan yang lain hanya terletak pada faktor yang menstimulasinya. Pada kecanduan judi, stimulasinya adalah perilaku seperti halnya pada kecanduan seks dan pornografi sedangkan pada kecanduan rokok dan narkoba stimulasinya adalah zat berbahaya.

Jika tidak diatasi, kecanduan perilaku maupun zat berbahaya sama-sama bisa memicu kerusakan di bagian otak yang menjadi pusat reward atau rasa senang. Karena kecanduan dicirikan oleh perilaku yang berulang, maka otak yang berfungsi sebagai pusat memori atau ingatan juga akan terkena dampaknya.

Sumber

Warna Piring dan Taplak Meja Pengaruhi Keberhasilan Diet

Jakarta, Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa ukuran piring dan sendok bisa mempengaruhi keberhasilan program diet. Kini para ilmuwan menemukan fakta baru, yakni porsi makan seseorang juga dipengaruhi oleh warna piring dan taplak meja.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Colour Research ini melibatkan 200 partisipan berusia 18-39 tahun. Para partisipan menjalani 2 eksperimen sekaligus, masing-masing untuk melihat pengaruh perbedaan warna piring dan taplak meja serta ukuran piring terhadap porsi makan.

Eksperimen pertama hanya menegaskan hasil penelitian lain yang pernah dilakukan sebelumnya, yakni bahwa ukuran piring mempengaruhi porsi makan. Hasilnya tidak jauh berbeda, partisipan yang menggunakan piring lebih besar cenderung makan dalam porsi lebih banyak.

Fakta menarik terungkap dalam eksperimen kedua, yang melibatkan kombinasi warna antara piring dengan taplak meja. Partisipan yang makan dengan piring dan taplak meja yang paling kontras warnanya, cenderung makan lebih banyak dibanding yang warna piring dan taplak mejanya sama.

Para peneliti menyebutnya sebagai efek ilusi optik, atau tipuan penglihatan. Dengan kontras warna yang tinggi antara piring dengan taplak meja, makanan di dalam piring cenderung tampak lebih sedikit sehingga partisipan akan terdorong untuk menambah porsi makannya.

Demikian pula sebaliknya, makin rendah kontras warna antara piring dengan taplak meja maka kesan yang muncul adalah isi piring tampak lebih penuh sehingga lebih cepat merasa kenyang. Akibatnya bagi yang sedang diet, kontras warna yang rendah akan sangat mendukung keberhasilannya.

Ide untuk melakukan penelitian ini terinspirasi oleh gagasan seorang filsuf dari abad ke-19, Franz Delboeuf. Dikutip dari MSNBC, Rabu (30/11/2011), Delboeuf membuktikan bahwa lingkaran yang ukurannya sama bisa tampak berbeda jika masing-masing diletakkan dalam lingkaran lain yang lebih besar namun berbeda ukuran.

Sumber

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons